Rabu, 17 September 2008

Geografi

Sejarah Geografi

Bangsa Yunani adalah bangsa yang pertama dikenal secara aktif menjelajahi geografi sebagai ilmu dan filosofi, dengan pemikir utamanya Thales dari Miletus, Herodotus, Eratosthenes, Hipparchus, Aristotle, Dicaearchus dari Messana, Strabo, dan Ptolemy. Bangsa Romawi memberi sumbangan pada pemetaan karena mereka banyak menjelajahi negeri dan menambahkan teknik baru. Salah satu tekniknya adalah periplus, deskripsi pada pelabuhan dan daratan sepanjang garis pantai yang bisa dilihat pelaut di lepas pantai; contoh pertamanya adalah Hanno sang Navigator dari Carthaginia dan satu lagi dari Laut Erythraea, keduanya selamat di laut menggunakan teknik periplus dengan mengenali garis pantai laut Merah dan Teluk Persi.

Pada Jaman Pertengahan, bangsa Arab seperti Idirisi Ibnu Battuta dan Ibnu Khaldun memelihara dan terus membangun warisan bangsa Yunani dan Romawi. Dengan perjalanan Marco Polo, geografi menyebar ke seluruh Eropa. Selama jaman Renaissance dan pada abda ke-16 dan 17 banyak perjalanan besar dilakukan untuk mencari landasan teoritis dan detil yang lebih akurat. Geographia Generalis oleh Bernhardus Varenius dan peta dunia Gerardus Mercator adalah contoh terbesar.

Ekonomi

> Oktober 2004
Siapa Lebih Merusak Lingkungan: Orang Miskin atau Orang Kaya?

Oleh: Mubyarto
--- Jika hutan kita menjadi gundul atau terbakar, sehingga lingkungan hidup kita rusak, siapa biang keladinya? Penduduk miskin di hutan-hutan dan sekitar hutan menebang hutan negara untuk memperoleh penghasilan untuk makan. Tetapi kayu-kayu yang diperolehnya ditampung calo-calo untuk dijual, dan kemudian dijual lagi untuk ekspor, yang semuanya “demi keuntungan”. Siapa yang paling bersalah dalam proses perusakan lingkungan ini?

Sosiologi

Sosiologi PDF Print E-mail
Monday, 03 September 2007 21:31

Jurusan Sosiologi merupakan salah satu dari lima jurusan yang terdapat di Fakultas llmu Sosial dan llmu Politik USU. Pada awal berdirinya di FISIP USU belum terdapat Jurusan Sosiologi. Sebagai induk ilmu sosial, tentunya tanpa eksistensi Jurusan Sosiologi, FISIP USU terasa belum lengkap. Karenanya melalui S.K. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0535/O/I983, Jurusan Sosiologi berdiri di FISIP USU dan mulai menerima mahasiswa sejak tahun 1985. Sampai saat ini staf pengajar tetap Jurusan Sosiologi FISIP USU sebanyak 20 orang.

Teori klasik (struktural fungsional, konflik) sampai pada teori kontemporer (kritis, posmodermisme) yang banyak digunakan sebagai kerangka analisis, baik pada tingkat makro (struktur rnayarakat, globalisasi) maupun tingkat mikro (sikap, individu, mind). Memahami (terutama spesialisasi) dari beragam teori dimaksud, maka alumni Sosiologi akan mampu bersaing untuk memasuki ragam pekerjaan. sepeti: staf pengajar, peneiliti, jurnalis. dan aktivis untuk memberdayakan masyarakat.

Visi: Mendorong peran jurusan sebagai pusat kecemerlangan (center of excellence) bagi pengembangan peradaban manusia Indonesia yang menghargai kemajemukan kelompok-kelompok masyaralcat dan pengakuan terhadap keunggulan sumberdaya dan nilai-nilai masyarakat (traditional wisdom).
Misi: Mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat untuk menghasilkan Sarjana Sosiologi yang menguasai ilmu pengetahuan dan siap menjadi tenaga profesional di era global dan pasar bebas.

Sejarah indonesia

Sejarah Indonesia meliputi suatu rentang waktu yang sangat panjang yang dimulai sejak zaman prasejarah oleh "Manusia Jawa" pada masa sekitar 500.000 tahun yang lalu. Periode dalam sejarah Indonesia dapat dibagi menjadi lima era: era pra kolonial, munculnya kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha serta Islam di Jawa dan Sumatera yang terutama mengandalkan perdagangan; era kolonial, masuknya orang-orang Eropa (terutama Belanda) yang menginginkan rempah-rempah mengakibatkan penjajahan oleh Belanda selama sekitar 3,5 abad antara awal abad ke-17 hingga pertengahan abad ke-20; era kemerdekaan, pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (1945) sampai jatuhnya Soekarno (1966); era Orde Baru, 32 tahun masa pemerintahan Soeharto (1966–1998); serta era reformasi yang berlangsung sampai sekarang.

Rabu, 03 September 2008

lirik lagu


KerisPatih - Tapi Bukan Aku

jangan lagi kau sesali keputusanku
ku tak ingin kau semakin kan terluka
tak ingin ku paksakan cinta ini
meski tiada sanggup untuk kau terima

aku memang manusia paling berdosa
khianati rasa demi keinginan semu
lebih baik jangan mencintaiku aku dan semua hatiku
karena takkan pernah kau temui, cinta sejati

reff:
berakhirlah sudah semua kisah ini
dan jangan kau tangisi lagi
sekalipun aku takkan pernah mencoba kembali padamu
sejuta kata maaf terasa kan percuma
sebab rasa ku tlah mati untuk menyadarinya

semoga saja kan kau dapati
hati yg tulus mencintaimu
tapi bukan aku

repeat reff

Home

Huan Ying Guang Lin